Contoh Lembar Abstrak Pada Skripsi
ABSTRAK
Zainul
Anwar, 2017. Problematika Pembelajaran Bahasa Arab di MTs Asy Syafi’iyah
Pecangakan Comal Pemalang. Skripsi. Pembimbing: H. Arif Chasanul Muna, Lc,
M.A
..........................................................................................................................................
Kata
Kunci: Problematika, Pembelajaran Bahasa Arab
Penelitian ini berangkat dari keprihatinan atas rendahnya minat peserta
didik dalam belajar bahasa Arab di MTs Asy Syafi’iyah Pecangakan. Hal ini
dibuktikan dengan nilai evaluasi belajar siswa yang dilakukan oleh guru Bahasa Arab.
Proses pembelajaran sudah dilakukan semaksimal mungkin, akan tetapi kemampuan
siswa dalam bahasa Arab masih rendah. Problematika yang timbul tersebut
disebabkan karena memang bahasa Arab merupakan bahasa yang tidak mudah untuk
dipelajari juga karena pengaruh lingkungan siswa. Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam
menanggulangi problem-problem yang timbul agar dapat dicari pemecahannya.
Tujuan penelitian ini adalah pertama, untuk mengetahui bagaimana
proses pembelajaran bahasa Arab di MTs Asy Syafi’iyah Pecangakan, kedua apa
saja problematika yang dihadapi dalam proses pembelajaran bahasa Arab di MTs
Asy Syafi’iyah Pecangakan, dan ketiga, bagaimana solusi untuk
menyelesaikan problematika pembelajaran bahasa Arab di MTs Asy Syafi’iyah
Pecangakan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan penelitian
lapangan(field research) di MTs Asy Syafi’iyah Pecangakan. Data dikumpulkan dengan metode
wawancara mendalam, observasi partisipan, dan studi dokumentasi. Analisis data
menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Data
kemudian diolah dan dianalisis agar data itu mempunyai arti dan bisa dijadikan
kesimpulan secara umum.
Penelitian ini menghasilkan temuan tentang problematika pembelajaran
bahasa Arab pada siswa kelas IX antara lain: siswa belum bisa membaca tulisan Arab, kesulitan dalam menulis Arab dengan
dikte, siswa masih kesulitan dalam mengartikan bacaan, dan ketidaksesuaian
menyusun kalimat dengan jenis kata kerja yang tepat, latar belakang pendidikan
siswa yang heterogen, kurangnya motivasi siswa, waktu pembelajaran yang kurang,
kualifikasi ijazah guru bahasa Arab yang belum sesuai, kurang membiasakan siswa
untuk berbicara bahasa Arab di kelas, dan kurang menggunakan variasi metode
dalam mengajar, lingkungan, dan sarana dan prasarana yang kurang memadai.
Solusi untuk menyelesaikan problematika pembelajaran bahasa Arab dengan memberikan pelajaran tambahan khusus membaca al-Quran di pagi hari selama
30 menit sebelum jam pelajaran pertama dimulai, melatih anak menulis Arab
dengan dikte/imla minimal 2 kata, selalu memberikan tugas di luar kelas
untuk menghafal mufrodat dan menterjemahkan suatu kalimat, setiap pertemuan
guru bahasa Arab memberikan tugas di rumah untuk menghafalkan tasrif,
mengklasifikasikan siswa yang mempunyai kemampuan bahasa Arab lebih baik di
tempatkan di kelas A dan yang mempunyai kemampuan bahasa Arab lebih rendah di
tempatkan di kelas B, selalu memberi motivasi kepada siswa sebelum dan sesudah
pelajaran untuk selalu berlatih dan tidak putus asa, sekolah berupaya menambah
jam pelajaran yang tadinya 2 jam menjadi 3 jam pelajaran per minggu dan
menambah setengah jam untuk ekstra membaca al-Quran, membiasakan anak berbicara
bahasa Arab ketika pembelajaran berlangsung dengan kalimat pendek, menggunakan
variasi metode yang lebih aplicable, efektif, dan efisien, setiap ada kesempatan
mengundang wali murid selalu dipesankan kepada orang tua agar lebih
memperhatikan kemajuan belajar anak terutama untuk belajar bahasa Arab, pihak
sekolah akan berusaha melengkapi sarana dan prasarana pembelajaran yang sekiranya diperlukan untuk pembelajaran
demi kemajuan pembelajaran siswa.
Comments
Post a Comment