AGAR HIDUP BAHAGIA
Adakah seseorang di dunia ini yang tidak ingin hidup bahagia? Saya yakin bahwa hidup bahagia adalah dambaan setiap orang. Baik itu orang kaya maupun miskin, orang kota maupun orang desa ketika ditanya pasti akan menjawab sama yaitu saya ingin hidup bahagia.
Namun anehnya hidup bahagia yang setiap orang mengejarnya belum tentu mereka dapat merasakannya.
Menurut saya, hidup bahagia adalah hidup yang dijalani dengan kebenaran. Kita tidak bisa meraih kebenaran itu jika tidak menjalani hidup yang benar dan berjalan diatas kebenaran. Karena hidup yang dibangun bukan diatas jalan kebenaran pasti kehidupan itu akan penuh dengan kekhawatiran, ketakutan, dan kegersangan hati. Apakah mungkin seorang koruptor negara yang menggelapkan uang negara sampai milyaran bahkan triliun rupiah bisa merasakan kebahagiaan? Saya agak meragukannya. Karena meskipun ia bisa memperoleh kemewahan dan kebergelimangan harta akan tetapi dalam hati sanubarinya tetap akan tetap menuntut dan mengingatkan bahwa jalan yang ditempuhnya tersebut tidaklah benar.
Apabila kita mengambil sesuatu dari hidup dengan cara yang tidak benar, maka hidup ini akan mengambil sesuatu yang lebih banyak dari kita. Misalkan saja kita seorang koruptor, dengan kelihaian yang kita miliki, kita bisa menggelapkan uang negara tanpa orang lain yang tahu. Akan tetapi apakah hati kita bisa menerima hal tersebut, justru perbuatan kita tersebut malah mengambil ketenangan, kebahagiaan, kesehatan, bahkan juga mengambil hidup kita.
Sekarang ini, banyak orang yang mencari kebahagiaan di tempat - tempat yang salah. Mereka mencarinya di mall, swalayan, cafe, diskotik, tempat prostitusi dengan banyak uang hanya untuk mendapatkan kebahagiaan yang tidak akan pernah kekal. Mereka terlalu sibuk mengarahkan pandangannya keluar rumah, sampai mereka lupa bahwa kebahagiaan itu ada di dalam diri mereka sendiri, yaitu ketika mereka mau melakukan apa yang diyakini hatinya sebagai suatu kebenaran.
Demikian rahasia hidup bahagia menurut saya. Sampai jumpa lagi di tulisan saya selanjutnya.
Comments
Post a Comment