Tetap Jalani Hidup

Hiruk pikuk permasalahan kehidupan dunia mungkin semua orang pernah merasakan, akan tetapi hal yang dialami masing-masing individu tentu berbeda-beda tingkatannya.

Pernahkah diri kita merasa akan lebih baik mati daripada harus menjalani kehidupan yang begitu rumit? Seakan masalah hidup saat itu sangatlah berat dan pikiran kita sudah tidak bisa berpikir tentang solusi.

Problem hidup yang kita alami meliputi tentang permasalahan keuangan, istri, orang tua, saudara, teman, anak, pekerjaan, dan segudang permasalahan hidup lainnya.

Terbersit dalam benak kita rasa kecewa terhadap orang lain dan rasa frustasi dalam diri kita sampai hati terasa begitu sesak serta dunia seakan sangatlah sempit karena kita tidak tahu kepada siapa kita mengadu dan berbagi.

Ketika hal ini terjadi, sebenarnya peran orang-orang terdekat sangatlah berarti. Namun terkadang ketika kita terpuruk dalam suasana hati semacam ini justru orang terdekat entah kemana. Entah karena permasalahan kehidupan mereka sendiri juga sama dengan kita atau karena kita tidak terbuka kepada mereka.

Terlepas dari itu semua, sebenarnya setiap permasalahan sudah pasti ada solusinya dan solusi itu tidak akan pernah kita ketahui kalau kita tidak mencari akarnya. Namun pada saat seperti itu tentu pikiran kita sedang kalut tidak karuan. Keadaan semacam itu harus tetap kita hadapi dengan sabar dan senyuman. Serta tanamkan dalam hati bahwa semua pasti akan berlalu.

Selain itu, perhatikanlah bahwa dunia ini kecil jika kita lihat dari luar angkasa. Seperti itu pula masalah kita, begitu kecil menurut Allah. Tidaklah pantas seseorang mengorbankan nyawa dengan sia-sia hanya karena dunia dengan masalahnya yang begitu kecil.

Ingatlah bahwa kehidupan ini tidaklah lama. Paling lama 100 tahun, itu juga sudah termasuk bonus. Relakah kita memikirkan sesuatu sampai berlarut-larut tentang sesuatu  yang sudah pasti kita tinggalkan?. Bersabarlah sebentar sampai kita bertemu dengan Allah dalam keadaan ridha.

Selalu ingatlah Allah ketika masalah terasa berat, niscaya itu akan terasa ringan. Bisa jadi dengan adanya masalah menjadikan kita kembali mendekat kepada-Nya atau untuk melebur dosa atas kesalahan-kesalahan yang telah kita perbuat.

Comments

Popular posts from this blog

Pedoman Transliterasi Arab Latin

Fungsi Hadits

Bolehkah Berdebat